Palembang, 20 Oktober 2026 – Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Palembang kembali memperkuat wawasan dan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan Expert Lecture (Kuliah Pakar) Diploma III Pharmacy Study Program Kegiatan berlangsung secara hybrid dari Ruang Kelas Jurusan Farmasi Kampus Sukabangun, dengan menghadirkan narasumber secara daring melalui aplikasi Zoom. Mengangkat tema “Technological Transformation in the Pharmaceutical Sciences: Utilizing Artificial Intelligence for Research and Technological Innovation in Cancer Treatment”, kuliah pakar ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang inovasi teknologi farmasi dan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan ilmu kesehatan, yaitu apt. Holis Abdul Holik, Ph.D. dari Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran, dengan fokus keilmuan Technological Innovation in Cancer Treatment: Radiopharmacy, serta Tri Basuki Kurniawan, Ph.D. dari Center for Data Science and Sustainable Technologies, INTI International University, Malaysia, yang membawakan perspektif mengenai pemanfaatan data science dan teknologi dalam pengembangan riset farmasi. Kegiatan diikuti oleh seluruh mahasiswa Jurusan Farmasi yang berpartisipasi secara hybrid, baik secara luring di ruang kelas maupun secara daring melalui Zoom. Pelaksanaan secara hybrid memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa untuk memperoleh paparan langsung dari para pakar sekaligus mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi yang semakin berperan penting dalam bidang kefarmasian. Ketua Jurusan Farmasi, Minda Warnis, S.Si., Apt., M.Kes., turut hadir dan membuka kegiatan secara daring. Dalam pembukaan tersebut, kuliah pakar menjadi salah satu bentuk upaya Jurusan Farmasi dalam memperluas wawasan akademik mahasiswa melalui pembelajaran yang menghadirkan perspektif dari akademisi dan praktisi dengan pengalaman serta kompetensi di bidangnya. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini memberikan wawasan mengenai perkembangan teknologi dalam ilmu farmasi, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung penelitian, inovasi teknologi, serta pengembangan pendekatan baru dalam pengobatan kanker. Topik tersebut menjadi semakin relevan seiring dengan perkembangan transformasi digital di bidang kesehatan yang menuntut tenaga kefarmasian untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kegiatan Kuliah Pakar ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan para narasumber, memperdalam pemahaman terhadap materi, serta menggali wawasan mengenai peluang pengembangan penelitian dan inovasi di bidang farmasi berbasis teknologi.

 

 

Leave a Comment

three + thirteen =